Mari Mengenal Lebih dekat Jurusan AGP di SMKN 1 Lobalain

Oleh; Ivonce M. Noch, S.Pi

Rote Ndao,kabar-malaka.com-Agribisnis Perikanan adalah salah satu jurusan yang baru dibuka pada Tahun 2019 di SMKN 1 Lobalain. Agribisnis Perikanan dalam perkembangan sering mengalami kendala Pada pandangan masyarakat tentang apa itu AGP, dan mau kemana Setelah Keluar dari AGP.

Apa itu AGP? AGP adalah Agribisnis Perikanan. AGP juga merupakan jurusan yang mempelajari tentang Budidaya ikan.

Budidaya ikan menurut Wheaton, 1977, mengatakan bahwa budidaya merupakan usaha pemeliharaan dan pengembangbiakan ikan atau organisme air lainnya.

Daerah Rote Ndao, memiliki Sumber Daya Alam yang baik dan sudah ada di sekitar kita. Sayangnya kita lebih banyak menjadi pribadi yang menghabiskan sumber daya alam tersebut tanpa berpikir untuk mengolah sehingga sumber daya alam itu tetap ada sampai kapanpun.

Dilihat dari hal itu maka AGP hadir untuk membuka wawasan kita tentang pentingnya membangun sumber daya manusia yang bisa dipersiapkan untuk mengelolah sumber daya alam disekitar kita.

Kita pasti pernah mendengar ungkapan dari orang sekitar atau mungkin tanpa sadar ungkapan itu keluar dari mulut kita sendiri. Mau jadi apa? Mau ke mana?Pertanyaan ini pernah sampai ketelingaku dan saat mendengar pertanyaan ini, saya sangat menyesal betapa mirisnya cara pandang kita terhadap masa depan anak-anak kita kelak. Kita lupa bahwa kehidupan kita sudah ada yang mengatur, apapun kita di masa sekarang dan masa yang akan datang bukanlah hak kita untuk memikirkannya.

Baca Juga :  Leo Lelo Ingatkan Kader, Harapan Rakyat adalah Perjuangan Partai Demokrat 

Mestinya sudah ada sutradara yang mengatur semuanya. AGP bisa jadi sesuatu hal yang belum pernah kita dengar tetapi bukan berarti layak untuk dihakimi. Pertanyaan ini mungkin muncul di benak orangtuaku beberapa waktu yang lalu saat aku memutuskan untuk mengenal dunia Perikanan, tetapi semua itu lenyap saat melihat ada senyum sukacita anaknya membuktikan mimpinya.

Tahun ke empat saya dipercayakan mendidik dan mendampingi calon-calon pejuang masa depan, bukan hal yang mudah, pertanyaan mau pi mana? Lu pi situ nanti besok mau jadi apa?’Kalimat ini terus terngiang-ngiang di telingaku, hanya dengan satu pernyataan penuh kepastian bahwa kami ( Guru AGP) adalah pembuktian dari apa yang kami pilih.

Kemudahan siswa AGP, selepas SMK bisa masuk Perguruan Tinggi Negeri (Universitas Nusa Cendana, Politani Negeri Kupang dan PoliTeknik Perikanan Negeri Kupang), tawaran universitas Negeri yang tentu berpengaruh pada dunia kerja nantinya.

Pertanyaan bahasa lokal“Bosong belajar apa di AGP?” Untuk menjawabi pertanyaan ini jelasnya di SMK jurusan AGP, siswa dididik bukan hanya bisa memiliki pengetahuan tentang budidaya ikan, tetapi juga bisa tampil sebagai pengusaha-pengusaha budidaya ikan atau pengelolah budidaya ikan, bukan hal yang muluk jika dipikirkan tetapi itu hal yang seharusnya mudah untuk dilakukan.

Baca Juga :  LTI Ajak Warga Dukung DOB Papua dan Tolak Hoaks

Siswa AGP juga diberi didikan tentang karakter mereka bersedia untuk dididik dan dibimbing, hal utama yang jadi perhatian khusus kami adalah perilaku anak yang kami didik.

Memegang pada prinsip yang “sakit” pasti bisa sembuh jika diobati dengan kasih, yang tidak bisa pasti akan bisa jika di sentuh dengan kasih. Selain itu mempersiapkan siswa secara dini untuk masuk Perguruan Tinggi Negeri dalam upaya mewujudkan impian orangtua perlu diberikan dengan sentuhan kasih.

AGP mungkin saat ini belum di terima dalam masyarakat kita karena cara pandang yang berbeda dari masyarakat sekitar kita, namun bukan berarti AGP tidak layak untuk di terima.

AGP merupakan jurusan yang menjanjikan bagi masa depan anak-anak didik. Tidak perlu ragu menitipkan anak-anak pada jurusan AGP, tidak perlu juga takut saat anak-anak menginginkan masuk pada jurusan AGP.

Kita percaya bahwa kehidupan kita sudah ada sang sutradara yang mengatur, jika kita percaya kita punya Tuhan mengapa kita harus memikirkan sesuatu yang membuat kita meragukan kuasa Tuhan kita.

Masing-masing pribadi sudah di rencanakan oleh sang pencipta tentang apa dan bagaimana diri kita nantinya. Begitupun dengan anak-anak kita kelak, tidak salah kalau kita pun sebagai orangtua menyiapkan anak-anak kita sesuai dengan apa yang kita inginkan, tetapi bukan berarti kita mencoba mengambil apa yang menjadi hak Tuhan.

Baca Juga :  Ganjar Milenial Center Wilayah NTT Laksanakan Bakti Sosial di Taman Nostalgia Kota Kupang

Sebagai orangtua kita mempersiapkan anak-anak kita dengan pendidikan dan tetap percayakan pada pemilihan ilmu yang anak-anak kita inginkan serta yang lebih utama kita mendoakan anak-anak kita untuk meraih rencana Tuhan.

Saat kita percaya dan membangun komitmen untuk mempercayakan semuanya pada Tuhan dan kemampuan anak-anak kita maka lihatlah beberapa tahun mendatang, kita akan jadi orang-orang yang bangga melihat wajah-wajah sukacita atas keberhasilan anak kita.

AGP bukan jurusan yang tidak memiliki masa depan, AGP bukan pula Jurusan yang tidak bisa menjanjikan masa depan, karena AGP hadir dengan pembuktian kami yang telah mendahului, AGP hadir karena kerinduan melayani dengan Kasih.

AGP hadir merindukan pandangan yang berbeda di tengah masyarakat kita tidak lagi berbeda, AGP hadir untuk menyakinkan kita bahwa kalau orang lain bisa kita pun pasti bisa.

Semua ada pada kita, sumber daya alam, lahan,tinggal Sumber daya Manusia yang perlu kita pikirkan untuk itulah AGRIBISNIS PERIKANAN  (AGP) hadir. Semua dimulai dari kita, kalua bukan kita siapa lagi, kalua bukan hari ini kapan lagi.