SPBU di Kabupaten Malaka Mulai Terapkan Pembelian BBM Subsidi Pakai Aplikasi dan Barcode

MALAKA, Kabar-Malaka.com – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kabupaten malaka NTT mulai terapkan pembelian BBM subsidi menggunakan Barcode.

Pantauan Media Kabarmalaka.com, minggu (18/9/2022) terlihat para pengendara roda empat harus memperlihatkan barcode dari aplikasi My Pertamina atau pun yang belum mendaftarkan maka petugas di SPBU langsung melakukan pendaftaran di aplikasi my pertamina sehingga bisa dapat mengisi BBM di SPBU.

Namun kebanyakan pengendara belum memiliki aplikasi barcode yang dapat didownload di play store.
Proses pengisian BBM Subsidi pun agak lambat, sebab petugas SPBU harus meminta pengendara memperlihatkan barcode dari aplikasi My Pertamina sebelum mengisi BBM.

Baca Juga :  Sebanyak 10.539 KK di Kota Kupang akan Terima STB TV Digital Dari Pemerintah Pusat

Salah satu warga yang sempat mengisi pertalite, Rinto seran, mengaku tak memiliki barcode aplikasi lantaran belum mengetahui aturan itu.

“Walaupun kita hanya dapat informasinya dari media sosial ataupun telvisi ternyata sudah berlaku,” ujar Rinto saat ditemui media ini di salah satu SPBU di malaka.

Meski begitu, kata Rinto, dirinya tetap dilayani untuk mengisi Pertalite, namun petugas di SPBU langsung membantunya untuk mendaftarkan nomor plat kendaraan Rinto di aplikasi my pertamina.

“Saya sangat berterima kasih untuk petugas yang berada di SPBU karena sudah sangat membantu saya mendaftarkan nomor plat saya di aplikasi my pertamina sehingga saya bisa melakukan pengisian BBM di SPBU dengan lancar,” tandas Rinto.

Baca Juga :  Gegara Konsumsi Jamur Dari Cirit Sapi, 14 Warga Dipolen TTS Keracunan

Sementara itu, salah satu pengawas di SPBU webriamata, Bambang, menyampaikan, pihaknya sudah mendapatkan arahan dari Petugas untuk sosialisasi hingga penerapan penggunaan QR code dalam pembelian BBM bersubsidi nantinya.

Bambang juga menyampaikan, dirinya sebagai pengawas di SPBU Webriamata sudah dilatih untuk melayani pembelian BBM subsidi via QR code. Apalagi konsep ini merupakan hal baru bagi masyarakat.

Ia meluruskan informasi yang berkembang, bahwa QR code tidak hanya dengan menunjukkan aplikasi dari hp, tetapi bisa juga di print atau dicetak Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir apabila tidak memiliki hp abdroid.

Baca Juga :  Ketua SPSI NTT Imbau Tetap Jaga Prokes Selama Perayaan Lebaran

“Pembelian tetap bisa dilakukan hanya dengan menunjukkan QR code yang sudah dicetak atau diprint oleh masing-masing konsumen yang sudah terdaftar. Dan itulah yang saat ini kita bantu untuk mensosialisasikan dan proses registrasinya,” kata bambang.

Konsumen yang sudah terdaftar di aplikasi my pertamina dan sudah mendapatkan QR code maka sehari sekali melakukan pengisian BBM Subsidi pertalite atau pun solar di semua SPBU yang berada Di kabupaten malaka bahkan semua SPBU yang berada di NTT.

Reporter : Andry
Redaksi : Arro