Abdul Syukur Resmi Daftarkan Diri Sebagai Calon Ketua Cabang PMII Kupang 2022-2023

Kupang,kabar-malaka.com-Abdul Syukur, Kader potensial yang dimiliki oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kupang resmi mendaftarkan diri sebagai kandidat calon ketua cabang pmii kupang periode 2022-2023. Ia akan berkontestasi di konferensi cabang (konfercab) ke-XII pmii kupang dengan beberapa kandidat lainnya nanti.

Dalam kegiatan konfercab nanti tentu membahas berbagai persoalan internal organisasi pun juga yang pastinya akan menentukan pemimpin atau ketua yang terbaik guna melanjutkan estafet kepemimpinan dan bertanggung jawab atas jalannya organisasi kedepan.

Masuknya Abdul Syukur sebagai calon nahkoda PC PMII KUPANG sebenarnya tidaklah mengagetkan. Pasalnya, diketahui, mantan Ketua bidang eksternal PC PMII Kupang dua periode itu adalah sosok yang memiliki segudang pengalaman di organisasi.

Baca Juga :  Kasi Ter Kasrem 161/WS ; Narasumber Peningkatan Kompetensi Tk. Prov. NTT

Abdul Syukur saat ini sedang menempuh penyelesaian studi S-1 nya di Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah Kupang.”Pria kelahiran Ronting, 12 Juni 1996 ini dikenal sebagai aktivis gerakan yang energik dan berprestasi.

Adapun jenjang karir di PMII antara lain: Ketua Komisariat K.H. Hasyim Asy’ari 2017-2018, Ketua Bidang Eksternal PC PMII Kupang 2018-2020 (Dua Periode).

Calon Ketua Cabang PMII Kupang, Abdul Syukur memiliki gagasan besar untuk membangun organisasi kedepan.
Menurutnya, kaderisasi di PMII harus betul betul berjalan sesuai dengan pedoman kaderisasi kita. Tentunya baik kaderisasi formal maupun informal PMII harus ditekankan pada proses pendampingan yang kuat kepada setiap kader, karena kaderisasi yang kuat akan membentuk kader yang unggul dan PMII Kupang yang produktif tentunya.

Baca Juga :  Pengurus Baru Ikatan Keluaraga Manggarai Timur Jogja 2022-2023 Resmi Dikukuhkan

Pada kesempatan ini juga Abdul Syukur menyampaikan bahwa Konfercab merupakan sarana menentukan kepemimpinan, sehingga mampu menempatkan kader-kader pilihan sebagai pemimpin di PMII Kupang,  untuk menghindarkan diri dari praktek politik praktis, apalagi menjadi boneka kaum elit politik.

“Terakhir yang paling urgent adalah, konfercab merupakan sebagai media untuk kembali menyamakan persepsi gerakan PMII, sehingga dalam mengimplementasikan visi dan misi untuk dijadikan aksi ke depannya tidak terjadi benturan-benturan dalam ranah gerakan akibat perbedaan pandangan,”

Baca Juga :  Leo Lelo Ingatkan Kader, Harapan Rakyat adalah Perjuangan Partai Demokrat 

Dan pada kesempatan ini saya juga mengajak kepada semua anggota dan kader Pmii Kupang untuk bergandengan tangan, bahu membahu untuk sama-sama sukseskan konfercab ke XII Pmii Kupang, agar tercipta organisasi yang harmonis, maju dan berdaya saing.