Daerah  

Massa Aksi GEMMA Segel Gedung DPRD Malaka Sambil Seruhkan Lagu “SEMOGA ARWAH” Untuk ADPRD Malaka

Kabar-malaka.com – Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu menggelar Aksi di Kabupaten Malaka, Pada Sabtu (28/10/2023).

Terpantau Media Kabar-malaka.com para Massa Aksi bergerak di tiga titik untuk menyampaikan orasi mereka, rute pertama di dekenat Malaka menuju perempatan lampu merah Beiabuk dan beberapa titik lainnya.

Selanjutnya para massa aksi GEMMA Kefamenanu itu turut membentangkan berbagai spanduk untuk menyuarakan aspirasi dalam mimbar bebas sambil menuju Gedung DPRD Malaka.

Bertepatan di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malaka, Massa Aksi Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu menyegel Gudung Kantor DPRD Malaka.

Baca Juga :  Kaban BKPSDM Mangkir Dari Sidang RDP DPRD Malaka, Ada Apa?

Sesuai informasi yang himpun media ini bahwa Massa Aksi telah mengeluarkan undangan resmi untuk Ketua dan seluruh ADPRD Malaka untuk melakukan pertemuan tatap muka guna membahas pembangunan di Kabupaten Malaka yang tidak terealisasi hingga hari ini.

Akan tetapi para DPRD Malaka satupun tak pernah hadir untuk menemuiĀ Massa Aksi dari Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu.

Baca Juga :  Cemarkan Nama Baik Bupati malaka, Komisi III DPRD Malaka HMS Resmi Dilaporkan ke Polisi

Lebih sadisnya, ketika DPRD Malaka satupun tak mampu menemui Massa Aksi hingga merekapun menyegel Gedung DPRD Malaka Sambil menyeruhkan lagu “SEMOGA ARWAH” Untuk seluruh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (ADPRD) Malaka.

Akankah dengan lagu itu pertanda bahwa seluruh ADPRD Kabupaten Malaka telah wafat di bumi Malaka?

Sesuai pernyataan dari beberapa Massa Aksi GEMMA bahwa menurut mereka seluruh ADPRD Malaka telah mati.

“Yah, anggap saja mereka sudah mati, bahwasannya kita sudah terbitkan Surat resmi dan tertuju kepada mereka untuk kita pertemuan antara satu sama lain, sehingga kita bisa membahas pembangunan yang mangkrak dan yang tidak terealisasi di Kabupaten Malaka. Tetapi mereka tidak hadir, mungkin mereka sudah mati, jadi biarkan kita nyanyian lagu ini untuk menghantar mereka ke pangeran ilahi,” Pungkas Massa Aksi.

Baca Juga :  Dakwaan Penuntut Umum Dinilai Prematur, Conterius Meminta Majelis Hakim Batalkan Dakwaan JPU Demi Hukum

Penyegelan ini sebagai bentuk mosi tidak percaya kepada pemerintah dan wakil rakyat, sebab aksi ini sudah berulang kali dilakukan namun tidak diindahkan.

Redaksi://Arro