Daerah  

Ketua Ampera MBD-Kupang Mengajak Teman-Teman Untuk Mengawal Tuntas Pembatalan Pembangunan LIN dan APN

Reporter : */YBR Editor: Redaksi

kupang,kabar-malaka.com-Ampera MBDKupang merupakan salah satu Wadah skop kabupaten yang berada di kota Kupang.Dimana di wadah ini,merupakan tempat berkumpul dan belajar bagi mahasiswa/mahasiswi asal Maluku Barat Daya yang lagi melanjutkan studi di kota Kupang.

Dalam wadah tersebut punya visi misi dan motto yang cukup baik.dimana Visi misinya menyiapkan kader AMPERA MBD-KUPANG untuk siap menyikapi isu-isu yang berkembang baik itu Nasional maupun Regional.dan, Mottonya adalah Bersatu untuk Rakyat,Berjuang Demi Rakyat.

sesuai dengan Visi Misi kemudian dengan Motto yang ada,tentunya mahasiswa/mahasiswi yang tergabung dalam wadah tersebut di siapkan dengan matang untuk menyikapi isu-isu yang lagi terjadi (baik itu Nasional maupun Regional).

Baca Juga :  Milenial NTT Minta Pemda Lembata Atasi Air Bersih Dilokasi Perumahan Relokasi Tanah Merah, Waisesa dan Ponu

Menyikapi isu pembatalan pembangunan dua proyek besar di Maluku yang di janjikan oleh Pempus(Pemerintah pusat)Yakni pembangunan Ambon New Port (ANP)dan Lumbung ikan Nasional(LIN), Ketua AMPERA MBD-KUPANG Wilson Thomas mengajak teman-teman yang tergabung dalam wadah AMPERA MBD-KUPANG agar rapatkan barisan dan mengawal sampai tuntas pembatalan pembangunan dua proyek besar tersebut.

Adapun alasan yang kuat sehingga kami AMPERA MBD-KUPANG tetap melakukan pengawalan terhadap pembatalan pembangunan dua proyek besar tersebut sampai tuntas Karena menurut kami, alasan-alasan yang di berikan oleh Pempus(Pemerintah pusat)kurang memuaskan.

Baca Juga :  Kaya Gagasan, SBS Cetak Prestasi di Bidang Kesehatan Dalam Massa Kepemimpinannya Jadi Bupati Malaka

Yang pertama karena kami merasa bhawa kami masyarakat Maluku sedang di permainkan dengan janji-janji manis yang di berikan oleh Pempus(Pemerintah pusat).Karena Dua proyek ini,bukan hanya di wacanakan di massa kepemimpinan sekarang tapi,wacana pembangunan ini sudah di cetuskan dari massa kepemimpinan Pa SBY pada tahun 2010 kemudian di lanjutkan dengan massa kepemimpinan pak Jokowi untuk membangun dua proyek besar tersebut.Kemudian,dengan alasan yang di berikan oleh Pempus(Pemerintah Pusat)Yakni adanya gunung berapi di Wilayah sekitar dan juga terkait Kurangnya anggaran.

Baca Juga :  Operasi Patuh Turangga, Satlantas Polres Malaka Tegur Puluhan Pengendara Sepeda Motor

Ini yang menjadi alasan bagi kami AMPERA MBD-KUPANG untuk tetap melakukan pengawalan terhadap pembatalan pembangunan dua proyek besar tersebut sampai tuntas.

Harapan saya Juga bukan hanya isu Nasional yang kita sikapi tapi juga isu-isu regional juga harus kita tetap sikapi.karena hari ini bicara Maluku,tidak terlepas dari Negara kesatuan Republik Indonesia bicara tentang MBD(Maluku Barat Daya)tidak terlepas pisahkan dari Maluku.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.