KOMPAK Indonesia Siap Turun Aksi Desak KPK Tangkap Aktor Intelektual Kasus Bawang Merah Malaka

Reporter : Tim Editor: Redactur
KOMPAK Indonesia Siapkan Aksi Desak KPK Tangkap Aktor Intelektual Kasus Bawang Merah Malaka.

MALAKA, Kabar-malaka.com – Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KOMPAK) Indonesia siap menggelar aksi dalam mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penyidikan kasus korupsi pengadaan benih bawang merah Kabupaten Malaka tahun 2018 dengan anggaran kurag lebih senilai Rp 9,8 miliar.

Dikutip dari Media Nusa-flobamora.com 8 juli 2024, Aksi besar-besaran itu bertujuan mendesak KPK agar segera menangkap bos (red, aktor intelektual) kasus bawang merah.

Sejumlah organisasi peduli anti korupsi mulai menaruh perhatian serius terhadap penyidik KPK dalam mengusut tuntas kasus korupsi bawang merah di Malaka yang merugikan keuangan negara kurang lebih sebesar Rp 3, 9 miliar.

Baca Juga :  Diduga Kontraktor Abidin Gelapkan Anggaran Rumah Rehab Ringan Di Desa Naas, CV. Valentino Dinilai Cacat di Mata Publik

Organisasi-organisasi peduli anti korupsi itu di antaranya Aliansi Rakyat Anti Korupsi Indonesia (ARAKSI) NTT yang mengadvokasi kasus bawang merah sejak awal hingga saat ini.

Selain itu, hadir juga Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (PADMA) Indonesia dan Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KOMPAK) Indonesia yang konsen menaruh perhatian dalam penanganan kasus korupsi.

Baca Juga :  Kuasa Hukum, Melkianus Conterius Seran, S.H., M.H Menang Perkara Banding di Pengadilan Tinggi Kupang

Lembaga-lembaga ini memdesak KPK agar segera menuntaskan kasus yang pernah ditangani penyidik Polda NTT.

Dikatakan, KPK perlu dikawal agar proses hukum lanjutan kasus bawang merah jangan lamban.

Pegiat anti korupsi dan pers berintegritas wajib mengawal agar kasus ini dapat menjadi terang-benderang dalam waktu dekat.

“Kalau perlu aksi besar-besaran di KPK RI,” kata Gabriel Goa, Ketua KOMPAK Indonesia sebagaimana yang dilansir mediasuararakyatindonesia.com, Jumat (5/7/24).

Baca Juga :  HAK JAWAB Dan Klarifikasi terkait Pemberitaan Redaksi Media Kabar Malaka

Dijelaskan, KPK perlu menangkap bos besar (red, actor intelektualis) kasus bawang merah di Kabupaten Malaka.

Hal demikian agar kasus ini jangan proses hukum hanya menyentuh orang-orang kecil seperti para pegawai dan kontraktor.

“Diperlukan, solidaritas pegiat anti korupsi dan pers untuk mengawal ketat KPK RI agar segera menangkap dan proses hukum pelaku dan Actor Intelektualis korupsi berjamaah bawang merah Malaka. Sehingga, kasus ini tidak “diesbatukan”. Pungkasnya. ***

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.