Daerah  
Topik : 

Masyarakat Malaka Dambakan Hadirnya SN-FBN Adalah Pemimpin Yang Membangun dan Pro Rakyat

Kabar-malaka.com – Kabupaten Malaka sudah memasuki tahapan pencarian calon pemimpin di masa mendatang dalam Pemilukada 2024.

Masyarakat selalu mendambakan pemimpin yang membangun dan pro rakyat dimana selalu mengedepankan Pembangunan dan nilai sosial masyarakat.

Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, S.H., M.H adalah pemimpin yang layak didambakan. Apa lagi saat ini berpasangan dengan Felix Bere Nahak, S.Pt,.

Keduanya adalah sosok ramah dan punya peduli kasih terhadap masyarakat kabupaten Malaka.

Dr. Simon Nahak, S.H., M.H adalah Bupati Aktif Kabupaten Malaka yang dijuluk sebagai bapak Pembangunan saat ini.

Sementara itu Felix Beren Nahak, S.Pt yang adalah politisi Nadem yang selalu mengedepankan kaderisasi bagi untuk kemajuan Kabupaten Malaka.

Kedua sosok ramah ini menjadi topik trending yang semakin hari semakin memanas di buah bibir masyarakat kabupaten Malaka.

Baca Juga :  Dibakar Dengan Restorasi, Ketua DPW Nasdem NTT Minta Pengurus Nasdem Malaka Hanguskan Lawan di Pilkada Malaka 2024

Atas dasar sikap dan perilaku kedua sosok yakni SN-FBN, kemudian menjadi senter oleh masayarakat Kabupaten malaka kususnya di Desa Umatoos, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, NTT.

Hal demikian disampaikan sejumlah masyarakat yang diwakili oleh Bapak Ulu kepada media, Jumat, (21/06/2024).

“Kami sangat antusias dan berperan aktif untuk memenangkan Paket SN-FBN. Karena hadirnya Simon Nahak, Maka Pembangunan yang dulu mangkrak dapat diselesaikan dan bangunan yang baru juga dapat di bangun hingga sampai selesai,” Akuinya.

Kedua sosok ini sudah sangat layak untuk menjadi pemimpin yang baik demi kesejahteraan Masyarakat Malaka dan mengembangkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Apa lagi sosok kuat SN hari ini didampingi oleh Seorang FBN yang tidak kalah jauh bahwa dirinya juga sosok yang ramah dan membangun. Jika keduanya kita satukan dan menangkan tentu wajah malaka makin maju dan masyarakatpun akan sejahtera di Mata Republik ini,” Tandasnya.

Baca Juga :  Bangunan Rumah Seroja Yang Ditangani CV. Ambala Parkasa di Malaka Terancam Mangkrak, Direktur Belum Ambil Sikap

Selain mendukung, Ulu juga memberikan saran bahwa kedua sosok ini terus menjadi pribadi yang bernilai sosial, karena menjadi Pemimpin juga perlu bantuan masyarakat.

Hal ini untuk pemberian informasi dan pengawalan kebijakan, sehingga dengan adanya dorongan masyarakat, permasalahan bisa lebih mudah diketahui dan segera bisa terselesaikan.

“Untuk memberikan informasi dan komitmen terhadap kepentingan rakyat, peran media massa, peran akedemisi, peran civil society,” Ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, tentang hadirnya pemimpin yang selalu mengedepankan kebutuhan masyarakat seperti SN-FBN perlu diperjuangan demi kemajuan Kabupaten Malaka.

Baca Juga :  Bupati Malaka Sematkan Cendramata Bagi Pensiunan ASN

Karena itu, Ia memberikan pesan kepada SN-FBN agar setelah kita perjuangkan dan menangkan harus menjadi pemimpin yang mampu menjalankan amanah dengan mengaplikasikan nilai-nilai Panca titi upaya. Diantaranya, memberikan motivasi, keterampilan persuasi, mengedepankan etika dan disiplin, bijak dalam menentukan keputusan, dan dilandaskan pada prinsip totalitas integritas.

“Semua nilai-nilai itu, dilandaskan pada prinsip totalitas-integritas, dalam bingkai keikhlasan dan kesadaran, bahwa kesemuanya adalah semata-mata untuk memulai kewajiban melayani Daerah dan masyarakat,  mencerminkan amalan ngarsa dan upaya,” pungkasnya.

Diakhir penyampaiannya, Ulu mengajak masyarakat untuk Pilkada Malaka 2024 ini mampu mengarahkan para pemilih seperti apa pemimpin yang harus dipilih itu untuk memimpin Kabupaten Malaka? Yaitu SN-FBN.***

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.