Daerah  

Dengan Motor, Bacawabup Malaka FBN Blusukan ke Kota Betun, Jiwa Kepemimpinan Presiden RI Jokowi Melekat Padanya!

Foro://Bacawabup Malaka Periode 2024-2029 FBN Mengendarai Sepeda Motor Blusuk Ke Kota Betun.

Kabar-malaka.com – Terpantau Media Kamis, 6 Juni 2024, Bakal Calon Wakil Bupati Malaka 2024-2029 FBN blusukan ke Kota Betun sambil melambaikan tangan untuk Masyarakat Malaka dengan Penuh Senyuman.

Menariknya, kali ini Bacawabup Malaka FBN mengendarai sepeda motor melintasi di jalan Lurus Harekakae menuju ke Kota betun.

Melihat FBN menggunakan sepeda motor tersebut, jiwa kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo sangat melekat padanya. Dimana  Presiden RI Joko Widodo pernah menggunakan sepeda motor blusuk ke tangerang pada tahun 2018 yang silam sambil menambahkan tangan ke Warga dengan penuh senyuman.

Baca Juga :  Bagaikan Pelangi Sehabis Hujan, Bupati Malaka Terus Hadir Berikan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Banjir

Adapun sepeda motor yang ditunggangi FBN adalah CBR berwarna hitam dan didampingi para kader muda malaka, sekira pukul 04.15 WITA.

Di sepanjang jalan, tak sedikit masyarakat yang antusias menyapa, Bacawabup Malaka FBN pun dengan gembira membalas sapaan mereka sambil melambaikan tangan dengan penuh tersenyum.

Bacawabup FBN kemudian berjalan ke dalam Kota Betun untuk memantau kondisi di pasar betun sambil mengunjungi para pedagang, antara lain sayuran, buah-buahan, ayam, telur, hingga daging.

Baca Juga :  Keluarga Malaka-Bali Deklarasi Dukung Dr. Simon Nahak 2 Periode

Yang sangat disegani dari FBN adalah di setiap pedagang yang dikunjungi, FBN selalu berbincang dengan para pedagang dan bertanya kondisi harga di pasar.

Dalam Kondisi berbincang, FBN Menuturkan bahwa fluktuasi harga di pasar adalah hal yang biasa. Ia pun berharap tidak ada pihak-pihak yang mengatakan hal yang sebaliknya dengan kondisi harga sebenarnya di pasar.

Baca Juga :  Dukung Program Swasembada Pangan, Dinas PM dan PTSP Malaka Siap Mengawasi Penyaluran Pupuk Subsisdi

FBN menuturkan, selain harga yang paling penting adalah kondisi pasar yang harus tertata, bersih dan memiliki tempat parkir seperti saat ini. Dengan demikian, pasar tradisional bisa tetap bersaing dengan supermarket.

Selesai meninjau dan berinteraksi dengan pedagang dan pembeli di Betun, sekira pukul 06.30 WITA, Bacawabup FBN meninggalkan lokasi. Ia berkendara sepeda motor kembali dan melanjutkan perjalanan ke agenda kerja berikutnya.***