Pileg 2024 Juventus Eks Presidium Pengurus Pusat PMKRI Raih 32.635, Terima Kasih Masyarakat Dapil NTT 1

Foto://Mantan Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI St. Thomas Aquinas, Juventus Prima Yori Kago dan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang.

Kabar-malaka.comMantan Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) St. Thomas Aquinas Juventus Prima Yoris Kago ucapkan terimakasih kepada masyarakat dapil NTT 1.

Terimakasih Masyarakat Dapil NTT 1 yang telah menymbangkan suara yang cukup lumayan bagi saya,” Ungkap Eks Ketua PP Pusat PMKRI st. Thomas Akuinas di Akun Instagramnya, Rabu (13/03/2024).

Dilansir dari POS-KUPANG.COM, Juventus berhasil meraih sekitar 32.635 suara pada pileg 14 Februari 2024 sebulan yang lalu.

Baca Juga :  Hasil Pemeriksaan Dugaan Penganiayaan Oknum Kepsek SDI Betun Kota Resmi Diterima Sekda Malaka

Ia meraih suara terbanyak di Kabupaten Sikka dengan berhasil mengumpulkan sekitar 14.838 suara.

Sementara itu, di Kabupaten Ende 5.060 suara, Manggarai Barat 2.055 suara, Manggarai 2.040 suara, Matim 863 suara, Ngada 1.186 suara, Alor 941 Suara, Nagekeo 2.046 suara, Flores Timur (Flotim) 2.163 suara, dan Lembata 1.443 suara.

Perolehan suara tersebut merupakan wujud dukungan masyarakat dapil NTT 1 yang meliputi Pulau Flores, Lembata dan Alor terhadap Mantan Ketua PP PMKRI 2018 itu.

Baca Juga :  Indonesia Termasuk Salah Satu Negara Yang Berpotensi Jadi Negara Paling Kuat di Dunia

Juventus Prima Yoris Kago mengaku tidak menyangka memperoleh suara sebanyak itu, sebab dirinya sebagai pendatang baru dalam percaturan politik nasional.

Sebagai pendatang baru, Juventus mengaku bangga dengan perolehan suara sebanyak 32.635. Suara tersebut merupakan murni suara masyarakat yang menginginkan perubahan.

Meskipun belum terpilih menjadi anggota DPR RI, Juventus merasa terhormat dengan perolehan suara tersebut.

Untuk itu, ia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat di Flores, Lembata, dan Alor yang telah mendukungnya dalam proses pencalegan.

Baca Juga :  Akibat Aniaya Rekan Guru, Oknum Kepsek SDI Betun Kota Diduga Terjerat Pasal 351 KUHP, Bupati Perintah Kadis P&K Copot

“Kita belum beruntung, tapi hasilnya sungguh terhormat. Jalan kita masih panjang. Sampai ketemu di perjuangan selanjutnya,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Juventus juga menjelaskan, belum terpilihnya dia pada pemilu 14 Februari 2024 yang lalu karena ia masuk terlambat dalam proses pencalegan.

“Sebagai pemula saya sadar bahwa saya star terlambat. Ini jadi pelajaran supaya kedepan saya lebih siap lagi dalam proses pencalegan,” ujarnya. ***