Tawuran Antar Pemuda Dua Dusun Desa Oan Mane Berhasil Didamaikan Kades Nor Nahak

Kabar-malaka.comTawuran antar pemuda dalam desa di Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka telah berhasil dimediasi oleh Kepala Desa Oan Mane, Norbertus Nahak, S.Sos sehingga berakhir dengan damai antar pemuda Dusun Busabelo dan Sukabilulik, Kamis (29/02/2024).

Sesuai hasil infestigasi Media, Awalnya bentrok atau tawuran antar pemuda dua dusun di Desa Oan Mane, yakni antara Busabelo dan Sukabilulik pada Sabtu 24 Februari 2024 malam beberapa hari lalu, hal itu terjadi diduga gara-gara konsumsi minuman keras hingga terjadi perbedaan persepsi dan kesalahpahaman antara dua kelompok tersebut.

Akan tetapi bertepatan dengan hajatan malam ke-3 wafatnya ibunda dari Kades oan mane menjadi panggilan nurani atau antusias pemuda untuk ikut serta merayakan dan berdoa atas malam ketiga wafatnya ibunda Kades Oan Mane Alias Nor Nahak.

Kepala Desa Oan Mane, Norbertus Nahak, S.Sos dalam keterangannya mengatakan, ketiga pemuda ini hendak ke Malam ke-3 Ibundanya di Betun tepatnya di tabene-Labarai, namun ketiga pemuda tersebut dicegad di jalan oleh 6 pemuda dengan kondisi mabuk.

Baca Juga :  Ikatan Keluarga Besar Lamaholot Minta Pertanggungjawaban PD Flobamor Atas Penganiayaan Wartawan di Kupang

“Sebelumnya, ada acara atau hajatan Malam Ketiaga Ibunda Kami di Betun. Dan pada saat pemuda 3 orang ini hendak kesana, ketiganya dicagad oleh 6 pemuda dengan kondisi mabuk yang di duga sudah konsumsi miras, kemudian lakukan pemukulan terhadap sejumlah pemuda desa ini, sehingga terjadi tawuran,” jelas Kades Nor Nahak Melalui Rilis resminya, pada media ini, kamis (29/02).

Tetapi lanjut Nor, langkah cepat yang di lakukan oleh Pihak warga setempat, sehingga tawuran tersebut mampu di antisipasi sehingga tidak dapat meluas.

Orang nomor satu di Desa Oan Mane ini sebut atas tawuran itu, 2 dusun asal Desa Oan Mane ini 3 orang dari Busabelo mengalami luka-luka. Sedangkan 6 pelaku dari Sukabilulik tidak mengalami luka.

Baca Juga :  Bupati Malaka dan Ketua Sinode GMIT Resmikan Gedung Kebaktian Gereja Ebenhaezer Betun

“Untungnya warga sekitar keluar menghentikan tauwuran itu kalau tidak bisa meluas. Tetapi 3 orang korban mengalami luka-luka dan 6 pelakunya itu tidak bermasalah,” Terangnya.

Dengan kejadian itu, Kades Nor dengan langkah cepat turun secara langsung mediasi pertemuan pemuda dua dusun dalam desa, dan akhir dari mediasi itu telah berhasil damaikan warga dua dusun yang sebelumnya berkonflik ini.

“Untuk menenangkan sekaligus  menyelesaikan itu, saya (Kepala Desa) turun langsung di dua dusun dalam desa kita untuk menemui pihak korban dan pelaku serta masyarakat setempat. Hasil pertemuan yang di lakukan baik dari pihak korban dan pelaku serta masyarakat akhirnya bersepakat dengan sikap mereka berdamai,” jelas Kades yang bermimpi ingin jadi Bukti bagi Rakyatnya itu.

Belajar dari tawuran itu, Kades Oan Mane Imbau pada warga agar dapat ikut andil menjaga ketertiban umum dan kenyamanan jika terdapat hal-hal yang sekiranya dapat menggangu ketertiban umum dan ketentraman di sekitarnya, seperti konsumsi minuman keras.

Baca Juga :  Bengkel Motor 2000 Betun Buang Limbah Oli Bekas Sembarang, Lingkungan Terancam Virus

Kades Nor juga berpesan pada warga Desa Oan Mane agar tetap menjaga tali silaturahmi, dan kerukunan antar warga di dalam Desa maupun di luar.

“Saya imbau pada warga, harus terlibat menjaga kenyamanan dan keamanan di lingkungan masing-masing, yang lebih  pentingnya lagi bagi warga. Silahkan laporkan ke Babinkamtibmas maupun Babinsa yang bertugas di desa setempat jika kedapatan ada yang buat resah karena so konsumsi alkohol. Hal ini guna dapat menjaga kondusifitas untuk dapat meminimalisir gangguan ketentraman dan ketertiban umum di desa oan mane kususnya dan wilayah Kabupaten Malaka pada umumnya. Sehingga setiap lingkungan itu warga merasa nyaman,” pungkasnya.

Redaksi://Arro