Daerah  

Sadis Stevano Open Road Race di Atambua Makan Korban

Kabar-malaka.comEvent Open Road Race yang dibuka oleh Stevano Putra dari DPR RI Herman Herri yang dikenal dengan HH di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur memakan Korban.

Dilansir dari beberapa media online, Event Open Road Race yang di gelar oleh Stevano yang dikinyang dengan korban kecelakaan itu menghebohkan jagat maya.

Kejadian tersebut dikabarkan menyebabkan seorang pembalap dan lima orang penonton terluka serius.

Pebalap road race bernama Dody Arianto Meak menabrak lima penonton akibat rem blong di tikungan SD Negeri 1 Atambua, Kabupaten Belu, NTT, Kamis (16/11/2023).

Kelima penonton yang ditabrak oleh Dody, yaitu Mario Luis Da Silva (19), Melius Nuak (37), Deky Hermawan (45), Paskalis Rikardo Bitin Manlea (35), dan Marselo Mau Resi.

Baca Juga :  Ketua Dekranasda Kab. Malaka Serahkan Satu Set Alat Tenun Ikat pada Kelompok Oburo

Peristiwa ini terjadi pada Kamis,16 November 2023, di Jalan Imaculata Atambua, tepatnya di sebelah SDK St Yosef Atambua I, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Event Open Road race yang digelar di Simpang Lima Atambua perbatasan Timor Leste tersebut, bertajuk Stevano Open Road Race.

Event Open Road Race itu digelar Stevano Putra dari Herman Herri untuk menarik perhatian Warga Kabupaten Belu dalam ajang Demokrasi di 2024 mendatang.

Stevano Putra HH ini maju Sebagai Calon DPR RI Melalui PDI Perjuangan, atas dasar itu dirinya membuka Event Open Road Race di Kabupaten Belu untuk menarik perhatian warga Belu sekaligus mengenalnya sebagai calon Anggota DPR RI.

Tapi sayang, Event Stevano Open Race itu kemudian memakan korban kecelakaan di hari pertama pada tanggal 16 November 2023 beberapa hari lalu.

Baca Juga :  FMBAK Gelar Aksi Dukung Polres Usut Tuntas Dugaan Kasus Korupsi di Tubuh Dekranasda kabupaten Belu

Akibat event tersebut, pembalap dan lima penonton mengalami luka berat pada tubuhnya. Sedangkan dua diantaranya belum sadarkan diri.

Melui pantauan di beberapa media online, Marselo mengalami luka robek pada pelipis kiri, lebam pada mata kiri, cedera dan pendarahan pada kepala hingga tidak sadarkan diri.

Selain Marselo ada juga Paskalis yang mengalami luka robek pada dahi, kepala, pelipis kanan, cedera kepala, trauma wajah, trauma tumpul perut, cedera leher, trauma tumpul dada, dan tidak sadarkan diri.

Sementara Mario mengalami luka lecet pada siku tangan kiri, luka robek pada kaki kiri, patah tulang pada ibu jari kaki kanan.

Dari beberapa Korban kecelakaan akibat Stevano Open Raod Race tersebut panitia ambil kebijakan untuk terus mempertanggungjawabkan atas beberapa korban kecelakaan itu.

Baca Juga :  Bantuan Rumah Seroja Yang di kerjakan CV. Monte Cristo Yang diduga kualitas Buruk itu Tidak Benar

Sejauh ini Korban sudah di terbangkan ke Jakarta, karena masih bisa tertolong, Stevano bisa mmbantu dengan berbagai macam cara untuk pemulihan dan atau penyembuhan para korban kecelakaan Open Road Race.

Dibalik pertanggungjawaban tersebut, Stevano bisa saja menggulangi segalanya karena berdasarkan banyak uang, akan tetapi apakah ketika Kelimanya Mati lalu Stevano tanggung jawab dan membayar dengan nyawa? Sepertinya tidak.

Atas dasar itu Event Stevano Open Road Race bukan Event yang membahagiakan warga,  bukan mengenyangkan warga di tengah krisis ekonomi. Tapi hanya sebatas Efori semata untuk menarik perhatian warga demi kepentinganya di pencalonan DPR RI Mendatang.

Redaksi://Arro