Daerah  

Kades Vicky Seran Realisasikan Bantua MCK Dari Dinas PUPR Untuk Warga Motaulun

Kabar-malaka.comKepala Desa, Yulius Alfiandry Yesaya Seran, S.Pd mengeksekusikan sanitasi Mandi Cuci Kakus (MCK) baru kepada warga Desa Motaulun, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka.

MCK tahun 2023 ini dari Dinas PUPR Kabupaten Malaka melalui Pemerintah Desa Motaulun untuk membangunkan sanitasi tersebut sebanyak 68 Unit.

Kegiatan tersebut bersumber dari DAK infrastruktur bidang sanitasi pemukiman tahun 2023 dengan Dana sebesar 680Juta untuk Desa Motaulun.

Hal tersebut dikatakan Kepala Desa Motaulun, Yulius Alfiandry Yesaya Seran, S.Pd saat dikonfirmasi media di rumahnya, pada jumat, (8/9/2023).

“Sumbernya dari DAK 2023, ada 68 unit untuk Desa motaulun. Pembangunan ini dengan anggaran sebanyak 680Juta,” Bebernya.

Baca Juga :  Sertifikat Tanah Milik Fransiskus Bria Hilang, Yang Ambil Segera Dikembalikan!

Meñurutnya, Mandi cuci kakus (MCK) adalah sarana yang menunjang kehidupan sosial, budaya serta kesehatan masyarakatnya.

“Karena MCK sehat merupakan cerminan lingkungan yang sehat, maka kita adakan ini agar menjaga kebersihan serta tertata dapat mempengaruhi pola pikir individu untuk lebih memperhatikan lingkungan. Selain itu bisa menekan polusi udara dan pencemaran ekosistem, dampak positif bagi masyarakat saya dalam perubahan prilaku, kebiasaan serta budaya manusia dilingkungan umum,” Katanya.

Dikatakannya, dengan adanya pembangunan MCK umum yang sesuai tata cara perencanaan umum serta menjaga kaidah-kaidah MCK sehat dapat berperan dalam pengendalian lingkungan.

Baca Juga :  Ini Hasil Kemenangan Pengacara Ternama NTT Melkianus Conterius Seran, S.H., M.H,. Selama di Persidangan

“Karena MCK yang kita adakan ini salah satu sarana fasilitas umum. Ini yang akan digunakan bersama untuk keperluan mandi, mencuci dan buang air oleh Masyarakat saya di Desa Motaulun,” Ujarnya.

Vicky menambahkan, kriteria penerima program sanitasi MCK ini adalah warga yang belum memiliki sanitasi maupun yang sudah punya, namun dalam kondisi yang kurang layak.

“Kita di Pemerintah Desa, kita tahu dan lebih hafal dengan kondisi warga, mana yang belum memiliki MCK, atau MCK nya sudah tidak layak,” Kata Kades Motaulun ini.

Baca Juga :  Target Bulan September Stunting di Malaka Turun 14%, Wabup Kim Taolin Minta Seluruh Kades Wajib Anggarkan DD 10%

Dikatakan Kades Jiwa merangkul ini bahwa, hadirnya program Sanitasi Perdesaan atau pembangunan sanitasi MCK, tak lain adalah sebagai upaya menurunkan angka stunting.

Selain itu, kata Kades Muda ini, sekaligus merubah kebiasaan masyarakat agar tidak buang air besar (BAB) sembarangan.

Ia berharap, dengan terealisasinya program ini, masyarakat Desa Motaulun bisa memiliki MCK yang lebih sehat.

“Atas nama Pemerintah Desa Motaulun, kami berharap supaya masyarakat lebih sadar terkait pembuangan ini. Masyarakat Motaulun akan memiliki MCK yang lebih sehat dari sebelumnya, semoga program sanitasi ini tepat sasaran, bermanfaat untuk masyarakat,” Pungkasnya.

Redaksi://Arro