Daerah  

Junjung Tinggi Pemimpin Fleksibel Kades Gelar Musyawara Bersama Mahasiswa Untuk Membangun Oan Mane

Foto://Kepala Desa, Norbertus Nahak, S.Sos Gegara Musyawarah bersama Mahasiswa Desa Pan Mane di desa Oelomin, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, NTT, pada Selasa (6/6/2023).

Kabar-malaka.comKepala Desa, Norbertus Nahak, S.Sos laksanakan kegiatan Musyawara Gagasan Pembangunan Desa Oan Mane untuk 6 Tahun kedepan.

Terpantau Media Kabar-malaka.com, Kegiatan Musyawara Gagasan Pembangunan Desa Oan Mane dilaksanakan di wilayah desa Oelomin, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, NTT, pada Selasa (6/6/2023).

Dalam kegiatan tersebut, Kades Oan Mane menghadirkan pemateri dengan tag line materi “Perencanaan Pembangunan Desa” yang di bawakan oleh pendamping desa, Yerimilanoez.

Foto://Kepala Desa, Norbertus Nahak, S.Sos Gegara Musyawarah bersama Mahasiswa Desa Pan Mane di desa Oelomin, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, NTT, pada Selasa (6/6/2023).

Musyawara Gagasan Pembangunan Desa dibahas bersama Mahasiswa dari berbagai Universitas di kota Kupang yang meliputi pemuda dan pemudi Desa Oan Mane.

Pada kesempatan itu, Salah satu pemuda Desa Oan Mane, Nabo, mengungkapkan rasa kepuasannya kepada kinerja dan gerakan Kades Oan Mane.

“Setelah kami melihat, baru beberapa bulan saja kades sudah melakukan terobosan baru. Gerakannya cukup lumayan, sehingga air yang tergenang di tengah-tengah kampung menjadi kering. Semua itu atas kerja keras dan rasa kemanusiaan Kades Oan Mane,” Ungkapnya.

Masih dalam kesempatan yang sama, Salah satu Srikandi Desa Oan Mane, yakni Merlin, mewakili semua pemuda dan pemudi mengungkapkan terimakasih kepada kades Oan Mane.

Dikatakannya, apa yang dilakukan kades Norbertus Nahak, S.Sos yang baru saja menjabat sebagai kepala Desa defenitif ini membuat mereka bangga.

Baca Juga :  GMNI: Bupati dan Wakil Bupati TTU Sudah Mati Nurani

“Terimakasih banyak Bapak Kades Nor. Kami sangat bangga dengan semua yang telah diberikan. Bagi kami, ini suatu perubahan yang luar biasa. Baru beberapa bulan saja Desa Oan Mane telah ada perubahan,” Bebernya.

Menurutnya, apa yang dilakukan Kades menjadi satu perubahan di mata mereka. Hal itu diutarakan merlin karena air yang bertahun-tahun tergenang di Desa Oan Mane akhirnya menjadi kering.

“Terimakasih banyak atas semua yang telah diberikan kades terhadap Masyarakat dan atau orang tua di kampung. Bertahun-tahun Air dalam kampung tidak pernah kering, sampai kepala Desa kali ini baru membuat air yang tergenang menjadi kering,” Ungkapnya.

Merlin juga menyampaikan, bahwa gerakan kades ini sangat membanggakan kami para pemuda dan pemudi yang sedang menjalani pendidikan strata Satu (SI) di Kota Kupang.

Dimana Kata Merlin, baru menjabat tiga bulan saja, selain memecahkan masalah genangan air dalam desa, kades juga mampu menurunkan bantuan beras serta membuat jalan baru untuk Desa Oan Mane.

“Ini luar biasa dan ini satu perubahan yang sangat mutlak. Dimana baru jabat 3 bulan, beliau sudah membuat perubahan di Desa dengan cara membuat air yang tergenang bertahun-tahun menjadi kering. Selain itu mampu mengolarasikan dengan pihak bencana dan sosial untuk menurunkan bantuan beras bagi warga oan mane serta melakukan jalan baru untuk Oan mane yang selama ini tidak pernah di buat,” Ungkap Merlin.

Baca Juga :  Kaya Gagasan, SBS Cetak Prestasi di Bidang Kesehatan Dalam Massa Kepemimpinannya Jadi Bupati Malaka

Sementara itu, Kepala Desa Oan Mane, Norbertus Nahak, S.Sos mengungkapkan Musyawarah ini dilakukannya sebagai salah satu tahapan dari rangkaian proses perencanaan pembangunan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat merupakan agenda yang wajib dilaksanakan, selain sebagai sarana silaturahmi kepada masyarakat.

Disamping itu, Norbertus Nahak, S.Sos mengungkapkan alasan, mengapa dirinya melaksanakan kegiatan Musyawara Gagasan Pembangunan Desa bersama Mahasiswa di kota Kupang? Karena dirinya tahu bahwa mahasiswa dalam pertengahan ujian, jadi tidak bisa tinggalkan jadwal kuliah atau ujian.

Untuk itu dirinya memilih turun langsung ke kupang untuk bertemu mahasiswa untuk menggelar Musyawarah agar meminta usulan, menggali gagasan dan ide dari pemuda pemudi mahasiswa dari Oan mane, sehingga rasa keterbukaan seorang pemimpin itu tetap dijunjung tinggi untuk suatu pembangunan dalam desa.

Hal itu dilakukannya sehingga apa yang ia berikan masih kurang bisa diusulkan oleh para pemuda dan pemudi untuk di laksanakan sesuai kebutuhan masyarakatnya di Desa Oan Mane.

“Semua yang saya lakukan pada dasarnya untuk membuka diri seluas-luasnya kepada semua elemen dan atau lapisan masyarakat, seperti mahasiswa, para petani, nelayan untuk menggali gagasan, ide untuk membangun desa Oan Mane ke depan lebih baik,” Bebernya.

Oleh karena itu kata Kades, pertemuan dalam bentuk musyawarah bersama Mahasiswa khusus Oan Mane yang ia lakukan untuk menggali gagasan.

Baca Juga :  Mengenang Kisah Para Pahlawan, Bupati Simon Kukuhkan Peserta Paskibraka Kabupaten Malaka Tahun 2023

“Saya tekankan sekali lagi bahwa semua yang lakukan untuk membuka diri seluas mungkin. Sehingga saya lakukan musyawarah bersama mahasiswa bertujuan untuk kemajuan Desa Oan Mane 6 tahun ke depan,” Ujarnya.

Kades Oan Mane yang karib disapa Nor ini juga menjelaskan, mau atau tidak pemdes oan mane membuka diri. Hal itu dikatakannya bahwa ini  rujukan atas salah satu perintah dalam undang-undang, bahwa pemerintah harus membuka diri terhadap masyarakat serta semua elemen.

“Dengan keterbukaan ini, saya bertemu mahasiswa di pulau timor khusus Oan Mane, yang di Kupang dan kefamenanu, sehingga kita menggali gagasan untuk dituangkan dalam RPJMDes agar jangan meninggalkan dan atau jangan saling  melupakan dan meninggalkan. Untuk itu saya datang untuk meminta ide dari mereka kira apa yang mereka rasa belum lengkap dan apa yang mereka mau sehingga apa yang saya lakukan memang belum cukup, kami bisa penuhi kedepan,” Katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa sekarang tidak ada namanya pemerintah bersikap elit dan menjadi bos, tapi harus menjadi pelayan.

“Sekarang tidak ada lagi namanya pemerintah gaya elit dan atau pemerintah gaya boss. Tapi hari ini sudah di zaman Z, dimana harus dengan kerja nyata yang penuh ide dan gagasan yang dimulai dari pemikiran mahasiswa,” Pungkasnya.

Oleh karena itu, harapan Kepala Desa Oan Mane bahwa dengan kerja nyata dan setiap gagasan, ide dan susulan mahasiswa sangat dibutuhkan untuk saling bekerja sama dalam membangun desa Oan Mane ke Depan.

Redaksi://Arro