Banjir Kembali Menyebabkan Hasil Pertanian Warga Terancam Gagal Panen, Kades Oan Mane Angkat Bicara

Kabar-Malaka.com – Bencana banjir kembali melanda Warga Desa Oan Mane, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka yang turut merendam beberapa lahan pertanian. Akibatnya, beberapa petani terancam gagal panen.

Akibat luapan banjir tersebut mengancam hasil pertanian warga akan gagal panen. Melihat kejadian itu Kepala Desa Oan Mane angkat Bicara.

Kepala Desa Oan Mane, Norbertus Nahak, S. Sos dikonfirmasi media ini mengatakan, lahan pertanian milik masyarakat terendam banjir dengan kedakaman satu meter.

Lahan pertanian yang terendam banjir paling parah dan berada di desa Saya Oan Mane. Ketinggian atau kedalaman air sekitaran satu meter. Saat ini, lahan pertanian yang terendam banjir di desa kami masih digenangi air. Ini bisa membuat warga saya gagal panen,” Katanya.

Baca Juga :  Kontraktor CV. BARITO Siap Turunkan Material Untuk Rumah Rehap Ringan Yohanes Book di Desa Na'as

Norbet Nahak yang pernah disapa Kepala Desa Tarsan ini mengungkapkan, saat masih ada lahan pertaniannya yang turut terendam banjir.

“Iya benar sekali, memang banjir yang melanda desa kami kali ini bukan hanya merendam area pemukiman warga saja, tetapi ada juga lahan pertanian padi milik masyarakat yang juga ikut terendam banjir dengan ketinggian 1 meter,” kata Kades Oan Mane, Senin (17/4/2023).

Baca Juga :  Pemkab Malaka Bentuk Tiga Koperasi Pertanian Untuk Menopang Swasembada Pangan

Atas kejadian tersebut, kades oan Mane, Norbertus Nahak, S.Sos meminta perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Malaka.

“Saya minta perhatian dan komitmen serius Pemda Malaka untuk bisa melanjutkan pembangunan tanggul,” Pintanya.

Hal demikian dikatakan Norbet, berdasarkan hasil pantauan yang sudah di tinjau berulangkali namun belum ada tindakan dari pihak terkait.

“Dari pihak penanggulangan bencana sudah pantau berkali-kali, namun hingga hari ini tanggul tersebut belum diselesaikan, sehingga saat terjadi luapan banjir bisa tembus dan merendam hasil pertanian warga,” Ungkapnya.

Baca Juga :  Warga Desa Motaulun Terima Bantuan Beras PKH dan BPNT

Untuk itu, kata Norbet Nahak, mengenai isu yang mengatakan ada beberapa warga yang keberapan atau tidak memberikan tanah milik mereka untuk melanjutkan pembangunan tanggul itu tidak benar.

“Saya mau sampaikan isu itu tidak benar, dan Saya sebagai kades Oan Mane berani menjamin itu. Untuk itu, Saya bersama warga desa Oan mane berharap bisa mendapatkan perhatian Serius ibu dr Kadistan, Karena akibat dari pada luapan banjir telah mengakibatkan petani gagal panen. Kiranya seruan Saya bersama warga bisa di dengar,” Pungkasnya.

Redaksi : Arro