Daerah  

Breaking News: Usai Gempa, Muncul Pulau Baru di Maluku

Foto://Muncul Pula Baru Usai Gempa Bumi di Desa Teinaman, Kecamatan Tanimbar Utara, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku.

Kabar-Malaka.com – Geger sebuah pulau baru muncul di Malaku setelah terjadinya gempa M 7,9 malam dini hari tadi, Selasa (10/1/2023).

Kemunculan sesuatu yang diduga sebagai pula baru itu terjadi di Desa Teinaman, Kecamatan Tanimbar Utara, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku, dan membuat wrga ketakutan.

Akibat Gempa tersebut tiba-tiba adanya sesuatu yang diduga pulau baru muncul itu dengan begitu indah namun warga sekitar tetap merasa Ketakutan.

Baca Juga :  Meriahkan HUT Bhayangkara ke-76 Polres Malaka Gelar Lomba Tarian Budaya Khas Malaka

Terpantau dalam postingan yang viral di Snack Video, Kepala Desa Teinaman, Eric Uwuratuw, meminta kepada semua warga agar mengungsi sementara.

“Sebuah temuan dari gempa semalam yang mengakibatkan munculnya benda itu membuat warga ketakutan, jadi untuk sementara harus cari tempat pengundian untuk warga setempat. Ini kejadian yang aneh di desa kami, Desa Teinaman,” Tuturnya

Eric selaku penanggung jawab, langkah alternatif yang ia ambil, dirinya kerahkan masyarakat untuk mengungsi untuk sementara waktu.

Baca Juga :  Bupati Malaka Serukan "Bonum Commune Suprema Lex" Saat Buka Rakor Pamong Praja

“Karena kejadian aneh ini mengakibatkan seluruh masyarakat ketakutan,” papar sang kades melalui videonyanya yang kini telah beredar luas, Selasa (10/1/2023).

Selain itu Eric juga meminta kepada pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait untuk menindaklanjuti temuan baru yang diduga sebuah pulau tersebut.

“Untuk itu bapak, ibu, pemerintah daerah, kami pemerintah desa meminta agar ditindaklanjuti dengan adanya keanehan seperti ini. Terima kasih,” pungkasnya.

Baca Juga :  Usai Dilantik Jadi Kades Defenitif, Vicky Akan Rangkul Seluruh Masyarakat Untuk Membangun Desa Motaulun

Sebelumnya diberitakan, Maluku diguncang gempa M 7,9 pada Selasa (10/1/2023) pukul 00.47 WIB.

BMKG juga sempat memberikan peringatan bahaya tsunami, namun kini sudah kembali dicabut.

Gempa tersebut berpusat di laut, sekitar 148 Km Barat Laut Maluku Tenggara Barat. Adapun titik pusat gempa berada pada kedalaman 131 Km. ***