Kontrak Kerja akan Habis, Rumah Seroja Yasinta Hoar di Desa Naas Mangkrak dan Kontraktor ‘DAN MEMORI’ Hilang Jejak

Foto://Rumah Bantuan Seroja Yang diperuntukan Bagi Yasinta Hoar Nahak, Dengan Total Anggaran 50JUTA Yang Dikerjakan Oleh Kontraktor 'DAN MEMORI' Dusun Bemauk A, Desa Naas, Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka.

MALAKA, Kabar-Malaka.com – Proyek pembangunan Rumah Seroja dengan kategori rusak berat yang di peruntukan kepada Yasinta Hoar Nahak, di Dusun Bemauk A, Desa Naas, Kecamatan Malaka Barat Kabupaten Malaka yang dikerjakan oleh Kontraktor CV. Ambala Perkasa atas Nama DAN yang berasal dari Lokmi sudah hampir e bulan tidak dikerjakan.

Pemilik penerima Bantuan, Yasinta Hoar Nahak, Kamis (15/12/2022) mengeluhkan kepada Media ini, bahwa  Bangunan Rumah Bantuan Seroja itu mangkrak alias tidak dikerjakan sudah masuk 2 (dua) bulan lebih.

Ketika ditanya siapa kontraktor nya? Yasinta hanya tahu namanya Dan, Dan yang berasal Dari Lokmi dan memiliki oto dengan tulisan nama MEMORI, sehingga mereka memanggil ‘DAN MEMORI.

Baca Juga :  Direktur CV. Bintang Jaya Perkasa ; Bantuan Rumah Seroja di Wederok Bukan Roboh, Tapi di Bongkar Untuk Diperbaiki

“Sudah hampir tiga bulan mereka tidak kerja, jadi kami hanya duduk diam sambil menunggu ada yang datang bantu untuk sampaikan ke mereka supaya bisa lanjut kerja” Keluhnya.

Dikatakannya, bahwa Bangunan Rumah Seroja dengan total anggaran Rp. 50.000.000-, yang dikerjakan oleh Kontraktor ‘DAN’ dengan CV. Ambala Perkasa akan terancam gagal total. Bahwasanya, massa Kontrak Kerja Normal proyek Rumah Seroja tersebut akan berakhir pada bulan Desember 2022 ini.

Baca Juga :  Bupati Malaka Usulkan Dua Poin Saat Diskusi Bersama Menteri Kelautan dan Perikanan RI

Menurutnya, Kontraktor dari CV. Ambala Perkasa kerja lambat Layaknya jangan dibiarkan untuk mendapatkan proyek di Kabupaten Malaka khususnya dan NTT pada umumnya.

Kata Yasinta Hoar Nahak, pemilik penerima itu, bahwa pembangunan ini dinilai akan mangkrak karena waktu normal pembangunan yang ditargetkan selesai pada bulan Desember Tahun 2022 ini.

“Tetapi sampai saat ini diakhir bulan Desember sudah mau selesai, tambah lagi semua orang akan libur kerja untuk menyambut Natal tahun 2022 ini. Otomatis sudah dipastikan tidak bisa mangkrak dan terancam karena waktu normal dalam massa kontrak kerja akan berakhir bulan ini,”  Ungkap Yasinta ini.

Baca Juga :  Terpilih Jadi Kades, Vicky Ajak Masyarakat Untuk Sama-Sama Membangun Desa Motaulun

Sementara itu, sesuai hasil Investigasi Media, bahwa selain Rumah Yasinta, masih ada lagi 4 (empat) Unit Rumah yang mangkrak di Desa Naas sampai hari ini.

Melihat kondisi tersebut, media mencoba untuk menghubungi CV. Ambala Perkasa dan Kontraktornya atas nama DAN yang berasal dari Lokmi yang menggunakan Oto dengan nama “MEMORI” itu, namun belum bisa mendapatkan keberadaan kontraktor tersebut Hingga berita ini di turunkan.

Reporter : Andri
Redaksi  : Arro