Dugaan Indikasi Permainan Panitia Pilkades Umakatahan Resmi diadukan ke Dinas PMD Malaka

Kabar-Malaka.com – Diduga Panitia Pemilihan Kepala Desa di Umakatahan melakukan kecurangan saat pencoblosan surat suara pada pemilihan kepala Desa serentak pada 09 Desember 2022 di Kabupaten Malaka, NTT.

Saat pencoblosan tersebut, terdapat ada indikasi Permainan oleh Panitia Pilkades terhadap Arlenci Seuk Seran Cakades nomor urut 4 bersama teman-teman Cakades Lainnya pada pemilihan kepala desa (Pilkades) Umakatahan, Kecamatan Malaka Tengàh, Pasca pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Malaka, (09/12/2022) beberapa hari lalu.

Kecurangan yang dilakukan panitia pilkades itu dipertanyakan oleh Arlenci Seuk Seran (Cakades) guna meminta keadilan dan pengusutan dugaan adanya kecurangan pada Pilkades Umakatahan yang dinilai dapat merugikan calon Kades No. Urut 04.

Arlenci, ketika ditemui media di kediaman, minggu (11/12/2022) menjelaskan, bahwa dirinya meminta keadilan atas dugaan-dugaan kecurangan di Pilkades Umakatahan, yang tidak dapat diterima.

Dia berdalih tidak pernah menandatangani berita acara hasil Pilkades di Desa Umakatahan, dan Panitia Pilkades terdapat diketahui mengijinkan beberapa pemilih dibawa umur dan bukan pemilih tetap di Desa  tersebut untuk melakukan pencoblosan. Sebab, dicurigai panitia  ada indikasi melakukan permainan.

Baca Juga :  Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

Akibat kecurangan Panitia Pilkades Umakatahan, Arlenci Seuk Seran melakukan keberatan karena dirinya merasa dirugikan dengan cara yang dilakukan oleh panitia Pilkades.

Untuk itu, sebagai calon yang merasa dirugikan, Arlenci, Cakades nomor urut empat (4) sudah melakukan pengaduan kepada Dinas PMD Kabupaten Malaka untuk mendapatkan jawaban yang pasti. Apa betul, bagi para calon tidak dapat menandatangani surat berita acara dari Panitia Pilkades Umakatahan setelah usai pemilihan?

Demikian ini beberapa poin pengaduan ke Dinas PMD Kabupaten Malaka :

1. PANITIA PILKADES TIDAK MEMBAGIKAN DPT KEPADA SAKSI
CALON KEPALA DESA

2. PENDOBELAN SURAT UNDANGAN A.N EMERENSIANA NAHAK DAN EMERENSIANA LURUK DILAKUKAN SEBANYAK DUA KALI DI DUSUN UMAKATAHAN DAN PANITIA
PILKADES UMAKATAHAN TIDAK MEMPERTANGGUNGJAWABKAN NOMOR DPT

Baca Juga :  Isu Pilkada Kabupaten Malaka 2024, Kandidat Calon Bupati Mulai Bermunculan

3. DIDUGA PANITIA PILKADES MEMANIPULASI DAFTAR HADIR PEMILIH SEHINGGA SEBAGIAN PEMILIH MENGGUNAKAN SURAT UNDANGAN DIBERIKAN DAFTAR HADIR UNTUK DITANDATANGANI DAN SEBAGIAN BESAR TIDAK DIBERIKAN LAGI

4. PANITIA PILKADES UMAKATAHAN MEMPERBOLEHKAN PEMILIH YANG MENGGUNAKAN HAK PILIH DENGAN SURAT KETERANGAN DOMISILI YANG BARU DI BUAT SAAT PEMILIHAN BERLANGSUNG Di KANTOR DESA UMAKATAHAN YANG DI TANDATANGANI OLEH PENJABAT KEPALA DESA

5. DITEMUKAN PEMILIH DIBAWAH UMUR A.N YOSEP JEFRIANUS ATOK, TAHUN LAHIR 2008 YANG MENGGUNAKAN HAK PILIH ORANG LAIN A.N YUVENTUS ATOK
(DIBUKTIKAN DENGAN FOTO COPY KARTU KELUARGA) SEDANGKAN YUVENTUS ATOK MENGGUNAKAN HAK PILIHNYA MENGGUNAKAN E-KTP

6. PANITIA PILKADES TIDAK MELAPORKAN KEPADA SAKSI JUMLAH SURAT SUARA
YANG TERSEDIA DI TPS

7. SESUDAH PENGHITUNGAN SURAT SUARA PANITIA PILKADES UMAKATAHAN TIDAK MENGUMUMKAN SURAT SUARA YANG DIGUNAKAN DAN TIDAK DIGUNAKAN DI TPS

Baca Juga :  Kontraktor CV. BARITO Siap Turunkan Material Untuk Rumah Rehap Ringan Yohanes Book di Desa Na'as

8. CALON KEPALA DESA UMAKATAHAN A.N ARLENCI SEUK SERAN, DANIEL NAHAK, S.sos, SIPRIANUS MAU BERE, S.Pd, MEMPERTANYAKAN JUMLAH PEMILIH YANG MENGGUNAKAN SURAT UNDANGAN, JUMLAH PEMILIH YANG MENGGUNAKAN E-KTP DAN KARTU KELUARGA. JUMLAH SURAT SUARA DI TPS, JUMLAH SURAT SUARA YANG DIGUNAKAN DAN JUMLAH SURAT SUARA YANG TIDAK TERPAKAI, KARENA TIDAK DIUMUMKAN OLEH PANITIA PILKADES UMAKATAHAN

9. PARA SAKSI CALON KEPALA DESA UMAKATAHAN MEMPERTANYAKAN SURAT BERITA ACARA PENETAPAN HASIL PENGHITUNGAN SUARA CALON KEPALA DESA UMAKATAHAN YANG TIDAK DIBERIKAN UNTUK DITANDATANGANI SETELAH PENGHITUNGAN SUARA SELESAI.

Demikian beberapa poin dugaan kecurangan Panitia Pilkades Umakatahan yang diadukan ke Dinas PMD Kabupaten Malaka.

Untuk itu, mari sama-sama menunggu hasil tanggapan dari Kepala Dinas PMD Kabupaten Malaka Atas pengaduan tersebut.

Redaksi : Arro