Daerah  

Bangunan Proyek Drainase di Desa Umatoos Sementara Dikerjakan, Ini Kata Pj Desa Umatoos!

MALAKA, Kabar-malaka.com – Pembangunan Dainase di Desa Umatoos, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka yang di soroti salah satu media online itu keliru. Pembangunan tersebut sementara dikerjakan oleh Masyarakat Desa Umatoos.

Kendati demikian disampaikan Penjabat Kepala Desa Umatoos, Marten Klau di kediamannya pada rabu pagi, (28/9/2022).

Dilansir dari Median Online Bidiknusatenggara.com bahwa Pj Kepala Desa Umatoos, Marthen Klau diduga kuat sebagai otak praktek mafia proyek pembangunan drainase sebesar Rp 94 juta di desa Umatoos, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT itu menurutnya ada kekeliruan.

“Buktinya apa? sehingga teman-teman media menduga bahwa pekerjaan drainase yang mandek itu otak prakteknya saya. Sama sekali saya tidak pernah tahu soal itu, dan saya tidak pernah makan uang sepeserpun,” Kata PJ Desa Umatoos

Baca Juga :  Rumah Bantuan Seroja Hampir Dua Bulan Tidak Lanjut Kerja, Salah Seorang Kontraktor di Malaka Diduga Manipulasi Tandatangan Si Penerima

Kata Marten Klau, HOK yang dikelolanya itu selalu melibatkan masyarakat untuk berpartisipasi di dalamnya.

“Kita selalu libatkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pekerjaan itu. Tapi ketika mangkrak dan tidak diselesaikan pekerjaan Drainase itu karena kita masih menunggu pencairan anggaran untuk melanjutkan pekerjaannya,” katanya.

Lanjut Marten Klau, Dirinya menyarankan supaya teman media yang menulis tentang drainase itu harus perhatikan baik-baik, karena dirinya tidak pernah mengelola HOK tanpa melibatkan masyarakatnya.

“Kalau anggaran belum cair kita harus menunggu, uang orang punya tidak mungkin kita paksa untuk mereka kasi secepatnya, semua itu ada aturan dan mekanismenya,” Kata Pj Desa Umatoos ini.

Baca Juga :  Banjir Kembali Menyebabkan Hasil Pertanian Warga Terancam Gagal Panen, Kades Oan Mane Angkat Bicara

Sesuai hasil pantauan media ini, rabu, (28/9/22) Progres pekerjaan dengan anggaran sebanyak Rp. 94.000,000 dengan panjang 505 meter itu sudah mencapai 40% dan akan dilanjutkan pekerjaannya.

“Hari ini saya mengajak masyarakat saya untuk melanjutkan pekerjaan dengan uang pribadi saya, dan saya yang akan bayar mereka untuk selesaikan Bangunan Pekerjaan Drainase sambil menunggu pencairannya,” Tutur Pj Desa Umatoos.

Lebih lanjut, Marthen Klau mengatakan, bahwa yang dilampirkan di media online Bidiknusatenggara.com terkait keterlambatan pekerjaan drainase yang berbunyi ‘ia mengatakan keterlambatan pekerjaan itu akibat bencana Seroja’

Menurut marten bahwa pernyataan itu keliru, dirinya mengungkapkan bahwa saat itu dia sampaikan di media bahwa, Desa Umatoos rawan banjir juga, sehingga perlu membangun Drainase di ruas jalan.

Baca Juga :  Kader GMNI siap Adu Saing Dalam Pilkades Boni Bais

“Nah! setelah itu, Terkait keterlambatan pekerjaan drainase itu benar, bahwa sudah dikonsultasikan ke PMD asalkan jangan lebih dari tahun ini. Bukan alasan bencana Seroja, itu tidak benar,” Jelas Marten Klau

Kata Marten bahwa, bagaimana bisa, seroja di tanggal 4, bulan april tahun 2021 menjadi alasan untuk keterlambatan Drainase yang baru dikerjakan di tahun 2022.

“Saya sudah sampaikan diatas, bahwa itu tidak benar apa yang saya sampaikan bukan seperti itu,” Tandas Pj Desa Umatoos.

Diketahui, Pembangunan Drainase dengan jumlah anggaran sebesar Rp. 94.000.000 di desa Umatoos, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, sementara dalam perbaikan.

Redaksi : Arro