Pemeriksaan Polwan Polda NTT Terdapat Beberapa Anggota Gunakan Seragam Tidak Sesuai Ketentuan

KUPANG, Kabar-Malaka.com – Bidpropam Polda NTT menggelar kegiatan Opsgaktiplin bagi Polwan Polda NTT. Dalam periksaan ternyata ada temuan dari beberapa Anggota Gunakan Seragam Polisi yang tidak sesuai ketentuan, Senin (29/8/2022).

Diketahui, Polwan dari Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditresnarkoba, Intelkam dan Tahti Polda NTT yang mendapat giliran pemeriksaan, dan dilaksanakan di lapangan Tenis Polda NTT dimulai pukul 08.30 Wita usai pelaksanaan apel pagi.

Kegiatan hari ini dipimpin langsung oleh Pakor Polwan Polda NTT AKBP Hellen Patikawa, S.Sos dan Kasigar Subditgakum Ditlantas Polda NTT Kompol Eliana Papote, S.I.K., M.M. selaku Ketua Panitia Hari Jadi Polwan.

Baca Juga :  Rayakan Dies Natalis Ke-23, STIKOM Uyelindo Beri Beasiswa Bagi Calon Mahasiswa Berprestasi

Para Polwan diperiksa oleh Kanit Hartib 2 Subbidprovost Bidpropam Polda NTT Iptu Yorsen Bilaut dan tiga orang anggota Polwan Provost Polda NTT.

Adapun sasaran Opsgatiblin ini mulai dari sikap tampang, gampol dan surat tanda diri. Dalam kesempatan tersebut, Pakor Polwan Polda NTT menyampaikan bahwa setiap anggota Polwan wajib melengkapi dirinya dengan kelengkapan surat-surat baik itu KTA, SIM, KTP dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Pelaku Penculikan Organ di Pelelangan Dipukuli Hingga Tewas, Dani Beri Pesan Untuk Warga NTT-Malaka

“Kita harus tertib dahulu baru menertibkan masyarakat, wajib punya atitut dan etika yang baik.

Saat melakukan pemeriksaan, masih ditemukan beberapa anggota Polwan yang menggunakan Seragam Polisi (Gampol) tidak sesuai dengan ketentuan.

Dari hasil kegiatan pemeriksaan tersebut, Provost Polwan mencatatat segala bentuk ketidaklengkapan personel Polwan yang diperiksa sebagai bahan laporan kepada pimpinan.

Usai pelaksanaan pemeriksaan, Kompol Eliana Papote, S.I.K., M.M. selaku Ketua Panitia Hari Jadi Polwan ke 74 mengingatkan personel Polwan agar selalu bijak dalam menggunakan medsos (media sosial).

Baca Juga :  Satuan Lalulintas Polres Banjar Gagalkan Pengedaran Obat-obatan Terlarang

“Gunakan medsos dengan bijak, menyebarluaskan sesuatu di medsos harus yang bermanfaat. Tidak dilarang menggunakan medsos, tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan contohnya tidak memamerkan kekayaan. Sekreatif mungkin dalam menggunakan medsos, untuk kebaikan pribadi maupun institusi sehingga masyarakat bisa mencontoh hal-hal yang baik” pesan Kompol Eliana mengakhiri kegiatan tersebut.

Reporter : Andry
Redaksi : Arro