Rumah Bantuan Seroja di Desa Lamudur Siap dilanjutkan CV Empat Putra Malaka, Ini Penjelasannya!

Kabar-Malaka.com – Progres pekerjaan pembangunan rehab rumah dengan kategori rusak berat yang diperuntukkan bagi Benediktus Nahak Seran selaku korban bencana badai Seroja bulan April lalu di Dusun Taelama, Desa Lamudur, Kecamat Malaka Tengah, Kabupaten Malaka akan lanjut dikerjakan oleh kontraktornya.

Kendati demikian disampaikan kontraktor dari CV Empat Putra Malaka (Afi) kepada media ini, Rabu, 24 agustus 2022, sekira pukul 19:36 malam, setelah dirinya merespon berita yang di terbitkan media ini pada 24 agustus 2022 kemarin siang.

Bantuan Perumahan Seroja dengan Kategori rusak berat milik Benediktus Bere tersebut akan dilanjutkan sesuai hasil klarifilasi bersama CV Empat Putra Malaka dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malaka, Drs. Gabriel Seran, MM di Kediamanya.

Afi selaku Direktur CV Empat Putra Malaka mengatakan, bahwa perumahan seroja itu tetap dikerjakan dan akan dilanjutkan.

Baca Juga :  Gara-gara Sampah dan Tebar Aroma Bau Busuk Saluran Kota Betun, Kedua Penjual di PUJASERA Baku Hantam

“Kita akan lanjutkan perkerjaannya. kita tidak berhenti bekerja tetapi kita kerja satu-persatu setelah mencapai 30% kita beralih ke bangunan lain sehingga selesainya secara merata dan bersamaan. Karena tukannya kita pake orang yang sama, sehingga kerjanya satu-persatu,” kata Kontraktor Afi.

Afi juga mengungkapkan, bahwa terkait penandatanganan itu untuk mengambil data keluarga. Tandatangan juga terdapat izin dari anak Benediktus Nahak Seran.

“Saat itu kami ke rumahnnya, dan meminta tandatangan untuk mempercepat progres pekerjaan rumah, dan Bapak Bendiktus benar tidak ada, akan tetapi tandatangan itu atas restu dari anaknya dan diberikan KTP-nya,” Ujarnya

Ketika ditanya terkait para tukang yang mengerjakan rumah bantuan tersebut, Afi mengatakan bahwa tukan yang bekerja tidak di usir, tetapi kita minta untuk mengerjalan yang lain juga.

“Semua tukang kita tidak usir, tetapi kita alihkan ke rumah yang lain untuk segera di kerjakan. Karena melihat Benediktus punya sudah mencapai 30% sehingga kita alihkan para tukang ke rumah yang lain, setelah habis kita alihkan kembali ke Benediktus punya untuk lanjutkan kerjanya. Semua perumahan masi dalam tahap kerja, jadi kita kerja satu-persatu,” Jelas CV Empat Putera Malaka ini.

Baca Juga :  Bupati Malaka Paparkan Program Sakti pada Acara Kabar dari Batas di TVRI NTT

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malaka, Drs. Gabriel Seran, MM mengatakan, bahwa pelaksaan pekerjaan itu peraitem.

“Yang membuat lama itu karena antara pencoran dengan besinya. Karena coran harus butuh atau jeda waktu selama 28 hari baru bisa dilanjutkan pekerjaannya,” Jelas BPBD Gabriel.

Gabriel mengatakan, bahwa dirinya sudah mempertegaskan para kontraktor di sidang terakhir bersama para kontraktor untuk mempercepat pembangunannya.

“Saya sudah tegaskan dalam rapat itu, supaya bangunan yang sudah memenuhi syarat langsung kita pacu untuk mempercepat,” Katanya.

Baca Juga :  Kades Fafoe Terpilih dan IMAPPEF Bergotong Royong Mengangkut Sertu Untuk Perbaiki Jalan¬†Rusak

Lanjut BPBD gabriel, bahwa bangunan tersebut tetap dikerjakan, tapi mereka beralih ke Bangunan rumah yang ada di Desa Forekmodok.

“Benediktus punya akan tetap dilanjutkan, tetapi tukang masih fokus di forekmodok dan disitu sudah mau habis, setelah itu akan kembali ke Benediktus punya untuk dikerjakan,” Tandasnya.

Terpisah, Benediktus Nahak Seran Selaku pemilik nama penerima Bantuan Perumahan tersebut mengucapkan terimakasih atas kesediaan kontraktor untuk melanjutkan pekerjaannya.

“Terimakasih sudah respon keluhan kami, dan terimakasih sudah ada penjelasan dari Pak Afi. Oleh karena itu kami menunggu pekerjaan lanjutan setelah usai pekerjaan bangunan lainnya di desa forekmodok. Sehingga bisa lanjut ke kami punya. Jadi penjelasan Pak Afi sudah buat kami rasa tenang,” Ungkap Pemeilik bantuannya dengan penuh haru.

Redaksi : Arro Bria