Daerah  

Diduga Kontarktor ON Gelapkan Sebagian Anggaran Belanja Material Perumahan Seroja di Desa Fafoe

MALAKA, Kabar-Malaka.com – Kontraktor Olan Nahak diduga menyembunyikan sebagian anggaran untuk perbaikan Perumahan Seroja di Desa Fafoe, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka. Bahwasannya, Kontraktor tidak terbuka atas rincian anggaran pembelanjaan material tersebut.

Di ketahui, awalnya terjadi Perselisihan antara kedua Kontraktor di Kabupaten Malaka akibat nama penerima bantuan itu ada di dua daftar penerima yang di pegang oleh masing-masing kontraktor.

Perselisihan kedua kontraktor tersebut membuat mandek beberapa bantuan perumahan Seroja dengan kategori rusak berat Rp 50 juta ini tak kunjung-kunjung dikerjakan.

Informasi yang di dapat media ini, bahwa perselihan antara kedua kontraktor, yakni Dhan dan Olan Nahak itu sudah diselesaikan  dan diserahkan ke salah satu kontraktor untuk ditetapkan di daftar nama yang di pegang.

Baca Juga :  Ketua Koni dan Pertina Malaka Ajak Masyarakat Datang Untuk Saksikan Eksebisi Tinju di Kota Betun

Bahwasannya, kedua kontarktor tersebut sama-sama berasal dari Kabupaten Malaka. Sehingga Kontrakto atas nama Dhan mengalah untuk kontraktor Olan Nahak untuk lanjut mengerjakan satu Unit rumah tersebut. Akan tetapi sejauh ini belum dikerjakan.

Untuk memastikan informasi tersebut, rabu 17 Agustus 2022 tim media turun ke TKP, tepatnya di Dusun Katara, Desa Fafoe, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, dan ternyata hingga saat ini belum juga dikerjakan.

Baca Juga :  PEMDA Malaka Gelar Raker Pamong Praja Wadah Membangun Komunikasi Strategis

Demikian bantuan yang diterima oleh salah satu masyarakat atas nama Agustina Hoar dengan Kategori rusak berat Rp. 50 juta itu belum dikerjakan sampai saat ini walaupun perselisihan sesama kontraktor telah usai.

Walaupun sudah diserhakan kepada Kontraktor Olan Nahak, akan tetapi belum berhasil meneruskan pekerjaan satu Unit rumah itu.

Agustina Hoar selaku penerima bantuan saat dikonfirmasi media ini mengatakan, bahwa ia masih penasaran dengan rincian anggaran yang tersisa itu.

“Bantuan yang kami terima dengan kategori rusak ringan sebesar Rp. 10 juta, ada juga rusak sedang sebesar Rp.25  Juta dan rusak berat Rp 50 Juta. Tetapi setelah di kerjakan dan kami kalkulasi setiap material pembelanjaan dari kontraktor ternyata masih banyak sisa anggarannya dan itu juga kami tidak diberitahukan sisanya berapa, dan sisa uang itu dikemanakan?,”  tanya si pemilik rumah bantuan yang dilansirkan di media cendana.

Baca Juga :  Janji Kampanye Program Bupati dan Wabup Malaka SNKT Menjadi Nyata di Tahun 2022, Ini Buktinya!

Sampai saat ini, Kontraktor Olan Nahak belum bisa di konfirmasi hingga berita ini diturunkan dengan alasan, karena kontraktor tersebut tidak sempat ketemu ketika media ingin mengambil sumber di kediamannya. (Redak)