Kemendagri Akan Jemput Produk Dekranasda Malaka Untuk Pamerkan di Stand TP PKK Pusat

MALAKA, Kabar-malaka.com – Usai mengikuti Apkasi Otonomi Expo 2022 di Jakarta di pertengahan bulan Juli 2022 lalu dengan membawa produk Dekranasda Kabupaten Malaka saat itu ternyata dilirik dan diminati pihak Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Hal tersebut karena Produk hasil karya Orang-orang Malaka yang di bawa oleh Dekranasda Kabupaten Malaka mengikuti kegiatan Apkasi Otonomi Expo 2022 di Jakarta pada bulan juli lalu.

Saat itu, Kabupaten Malaka yang salah satu Kabupaten di NTT ini mendapat penghargaan dengan Komodoti Variatif, produk Dekranasda Kabupaten Malaka.

Tidak sangka-sangka, ternyata Produk dari Karya orang-orang Malaka itu dilirik dan diminati pihak Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia, melalui Ketua Tim Penggerak Pusat, Ny. Tito Karnavian.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Dekranasda Malaka, drg. Maria Martina Nahak, M. Biomed, ketika dikonfirmasi di Betun, Sabtu, 6 Agustus 2002 membenarkan hal tersebut.

Baca Juga :  Balas Jasa, Presiden Jokowi Dukung Ketua Umum Partai PBB Maju Capres 2024

“Produk-produk yang kita bawa pada Expo Apkasi lalu ternyata sangat diminati sehingga ada utusan dari tim dari Kemendagri datang langsung ke Malaka untuk menjemputnya,” kata Ketua Tim Penggerak PKK Malaka.

Istri Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH melanjutkan, bahwa produk-produk yang diambil langsung ke Malaka itu nantinya akan dipamerkan pada stand Tim Penggerak PKK Pusat pada pameran Bhayangkari tanggal 10-14 Agustus 2022 mendatang.

“Sebagai Kabupaten di perbatasan, kita sangat bangga karena dari 213 kabupaten dan kota yang mengikuti Expo Apkasi 2022, Malaka masuk dalam daftar 21 kabupaten dan kota terpilih di seluruh Indonesia yang produknya dipamerkan di stand Tim Penggerak PKK Pusat,” kata ibu tiga anak ini.

Wanita yang berprofesi sebagai dokter gigi ini menambahkan, dalam Expo Apkasi lalu secara diam-diam ada tim yang membuat penilaian dan daftar produk, sehingga saat menerima surat dari Kemendagri, dirinya sangat kaget.

Baca Juga :  Polisi Tembak Polisi, Aroma Perlindungan Judi Online Tercium

“Saya kaget karena produk-produk yang diminta Tim Penggerak PKK Pusat untuk dipamerkan sudah dilingkari, dan untuk Malaka ada 17 item produk yang diminta dan sudah dibawa tim Kemendagri ke Jakarta beberapa hari lalu,” ungkapnya.

Ditanya, apa yang menjadi prospek ke depannya, drg. Maria Martina Nahak yang saat ini juga konsen dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Malaka mengutarakan, yang kita inginkan adalah produk lokal warga semakin banyak diminati banyak orang.

“Melalui kegiatan-kegiatan pameran seperti ini, produk kita semakin terkenal, semakin diminati dan masyarakat bisa memperoleh pendapatan. Selebihnya, kita tetap mempertahankan keaslian produk lokal seperti salah satu contohnya tenun ikat dengan pewarna alami,” jelasnya.

Baca Juga :  DPR RI akhirnya mengesahkan RUU TPKS

Ketua Dekranasda Malaka pun mengharapkan, jika produk Malaka semakin diminati berbagai elemen masyarakat termasuk intansi tekhnis di pusat, bukan tidak mungkin kita bisa ikut juga expo di luar negeri.

“Saya punya keinginan besar agar suatu saat nanti produk lokal Malaka bisa expansi ke luar negeri lewat pameran-pameran,” ujar wanita low profile ini

Bahkan, di benak wanita yang konsen dengan tenun ikat pewarna alami ini, tujuan besar yang diusung dalam setiap kegiatan adalah agar Kabupaten Malaka yang ada di perbatasan Indonesia dengan Timor Leste dan Australia ini semakin maju dan masyarakatnya mandiri dan sejahtera dalam berbagai dimensi kehidupan.

“Pada akhirnya kita inginkan agar masyarakat Malaka semakin maju, mandiri dan sejahtera dalam derap langkah pemerintahan dan pembangunan,” tutupnya. (Km/Red)