Desma Center Gelar Seminasi dan Tutup proyek Penguatan Ekosistem di SMK Parawisata

Sumba, Kabar-malaka.com – Desma Chenter melaksanakan kegiatan Seminasi dan penutupan proyek penguatan SMK Parawisat. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel sumba sejhatera, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (30/07/2022).

Proyek Penguatan SMK Pariwisata di Sumba Barat Daya tersebut dimulai sejak pertengahan tahun 2020 yang berlangsung hingga tahun 2022.

Proyek yang didanai Yayasan William & Lily serta Yayasan Adaro Bangun Negeri ini mencakup penguatan advokasi kepada pemerintah provinsi dan kabupaten, peningkatan kapasitas SMK pariwisata untuk persiapan memenuhi persyaratan menuju LSP P1, serta penguatan keterkaitan dan jejaring SMK pariwisata dengan industri pariwisata terkait.

Dalam Pantauan media ini, Mardian Desma menyampaikan, kegiatan hari ini penyebaran informasi sekaligus penutupan proyek Desma chenter dari peguatan ekosistem dan ivet SMK parawisata yang berada di Kabupaten sumba barat daya(SBD).

Baca Juga :  Pengurus Baru Ikatan Keluaraga Manggarai Timur Jogja 2022-2023 Resmi Dikukuhkan

“Projek ini dilakukan Desma sebagai Mitra pelaksana pendukung meliamelipen deisen dan penguatan Ekosistem SMK Prawisata di sumba barat daya,” Kata Mardian

Dalam proyek ini ada 3 pilar yang menjadi target diantaranya:
1. Melakukan Advokasi pada pemerintah, 2. Penguatan kapasitas SMK atau sekolah, pegembagan manajemen guru dan Ekosistem sekolah dan juga orang tua guru dan siswa, dan 3. Menjejari atau bekerja sama dengan industri.

“Program ini berjalan kurang lebih 2 Tahun. Puji Tuhan sudah menghasilkan banyak pekerja yang baik dan siswa saat ini sudah mencapai 1.400 lebih SMK di sumba barat daya,” Ungkapnya

Lanjut Mardian, proyek ini ada 23 – 28 yang berkeja sama dengan RKP dan merencanakan untuk MoU bersama sekolah dan industri yang akan melakukan sister scooll dan membangun jejaring sekolah model.

Baca Juga :  Ganjar Milenial Center Wilayah NTT Laksanakan Bakti Sosial di Taman Nostalgia Kota Kupang

“Kerja sama RKP dengan sekolah yang dimaksud yaitu, dengan SMK N. 1 Kupang dan SMKN 3 Denpasar untuk melakukan pendampingan sekolah di sumba barat daya,” Ujarnya

“Sebelumnya masih ada juga pelatihan sertifikasi guru sebagai Asesor yang salah satu program kerja, karena sekolah kami menuju RPP 1,” Tambah Mardian

Di ketahui, bahwa Salah satu sekolah dampingan Desma chenter yaitu SMK Pancasila yang berada di kabupaten sumba barat daya, dan SMK Pancasila sudah menjadi sekolah Chenter ofsilen atau pusat keungulan.

“Semoga SMK Pariwisata Tahun ini menjadi LSP P1, yang Hasil dari pendampingan Desma chenter,” Yandas Median

lebih lanjut, kata Median, sekolah SMA N. 1 kota tambolaka masih dalam pendampingan kami dari Desma Chenter.

“kami akan melakukan penerapan Ekosistem perpustakaan dan juga cici faktori dan bisnis unit, buku panduan magang guru dan juga siswa,” Ujarnya

Baca Juga :  Target Bulan September Stunting di Malaka Turun 14%, Wabup Kim Taolin Minta Seluruh Kades Wajib Anggarkan DD 10%

Dikatakan Mardian, bahwa program yang mereka jalankan ini selama 2 tahun. Proyek tersebut di jalankan di sumba barat daya, mulai dari Agustus 2020 sampai dengan Juli 2022.

“Semoga akan menuai hasil yang baik, dan setelah 2 tahun ini kedepannya bisa ada pendampingan lebih lanjut,” Ungkapnya

Disela-sela Kegiatan, Merdian mengucapkan terimakasih kepada lembaga yang sudah bekerja sama selama 2 tahun, bahwa semoga apa yang mereka inginkan bisa terwujud sehingga sama-sama membangun sumba barat daya yang jaya.

Hadir dalam kegiatan tersebut yakni,
SMK Pancasila, SMK N. 2 Kota Tambolaka, SMK Bakti luhur, SMK modus, SMK N. 1 Kupang, SMK N. 3 Denpasar dan ada perwakilan dari Industri SBD, Perwakilan Industri kupang, dan Industri dari bali.

Reporter : Endri
Editor : Redaksi