Daerah  

Ketua Dekranasda Kab. Malaka Serahkan Satu Set Alat Tenun Ikat pada Kelompok Oburo

MALAKA, Kabarmalaka.com – Ketua Dekranasda Kabupaten Malaka drg. Maria Martina Nahak, menyerahkan satu set alat tenun ikat kepada Kelompok Tenun Ikat Oburo Desa Litamali, Kecamatan Kobalima pada Senin, 4 Juli 2022 bertempat di Rumah Jabatan Bupati Malaka.

Penyerahan bantuan satu set alat tenun ikat ini diterima secara langsung oleh ketua kelompok tenun ikat Obura Anastasia dan disaksikan oleh pengurus Dekranasda Kabupaten Malaka dan Penjabat Desa Litamali.

Penyerahan bantuan Tenun ikat tersebut sebagai bentuk dukungan Dekranasda Kabupaten Malaka untuk pengembangan kreativitas masyarakat.

Baca Juga :  Gelar Bina Akrab, Mahasiswa Unimor Diminta Turut Terlibat Cegah Stunting

drg. Maria Martina Nahak kepada media mengungkapkan, bahwa penyerahan alat tenun ikat kepada masyarakat yakni kelompok Tenun Ikat Obura dapat meningkatkan kreativitas Masyarakat.

Selain itu, kata Ketua Dekranasda Kab. Malaka bahwa mengembangkan Kreativitas kaum perempuan melalui tenun ikat skalian menjadikan kegiatan tenun sebagai salah satu mata pencaharian yang bernilai ekonomis.

“Saya berharap kepada penenun untuk selalu padukan warna dan motif sesuai arahan kami karena itu sesuai dengan kebutuhan pasar”, imbuhnya.

Sementara itu, Pj. Kades Litamali Valentinus Bau Lejap, S.Fil.,M.Si mengungkapkan terima kasih dan apresiasi kepada ketua Dekranasda Kabupaten Malaka berama jajarannya.

Baca Juga :  Mengenang Kisah Para Pahlawan, Bupati Simon Kukuhkan Peserta Paskibraka Kabupaten Malaka Tahun 2023

“Saya atas nama masyarakat Litamali dan Kelompok Tenun Ikat Oburo menyampaikan limpah-limpah Terima kasih dan apresiasi kepada Ibu Ketua Dekranasda, drg.Maria Nahak bersama kawan-kawan yang begitu besar perhatiannya untuk pengembangan tenun ikat di kabupaten Malaka”, ungkapnya.

Menurutnya, ini sebagai dukungan dari Dekranasda kepada kelompok tenun ikat karena sebelumnya pada bulan Februari 2022 ada kegiatan kunjungan ketua dekranasda di posyandu Oburo Desa litamali.

Pasalnya, pada saat kunjungan tersebut masyarakat meminta alat tenun ikat namanya asrae dan saat itu ibu ketua Dekranasda menyambut baik dan langsung dieksekusi sehingga hari ini dilakukan penyerahan berupa satu set alat tenun ikat asrae dan benang.

Baca Juga :  Diduga Kontarktor ON Gelapkan Sebagian Anggaran Belanja Material Perumahan Seroja di Desa Fafoe

“Saya berharap, ibu-ibu kelompok Tenun Ikat Oburo lebih termotivasi dan makin semangat mengembangkan tenun ikat. Lebih giat lagi untuk menenun dan juga mempertahankan tenun ikat sebagai warisan leluhur dan juga mempertahankan motif-motif yang ada sebagai kekayaan intelektual dan kekayaan kreativitas masyarakat sehingga dapat meningkatkan Pendapatan ekonomi masyarakat”, pungkas Valentinus Bau. (***)