Membangun ekonomi kecil di pinggiran kota labuan bajo

Kupang,kabar-malaka.com-Sejak 2 minggu yang lalu, kegiatan penampungan sementara ternak potong antar pulau menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing dan lokal di wilayah desa nggorang kecamatan komodo kabupaten Manggarai barat, Sabtu 28/05/2022

Wisatawan asing dan lokal yang datang mampir di rumah tenun baku peduli nggorang telah menjadikan daya tarik tersendiri dengan adanya penampungan ternak di sebelah Utara rumah tenun tersebut.

Selain wisatawan, masyarakat setempat juga berantusias melihat pemandangan ternak yang berjejer rapi juga memiliki postur badan yang besar dan tinggi. Tidak kalah menarik pula, masyarat setempat sangat membantu dengan hadirnya ternak tersebut, karena sebagian warga membutuhkan feses ternak untuk dijadikan pupuk tanaman bunga dan kebun.

Selain itu juga, usaha kecil masyarakat di desa nggorang sangat terdorong jualanya disebabkan kebutuhan pokok pemilik sapi yang setiap hari membeli jualan masyarakat setempat, juga tidak kalah menarik sebagian pemilik lahan sawah menawarkan untuk mengambil rumput dan jerami padi di lahan masyarakat dengan tujuan agar lahan yang awalnya tumbuh hama tanaman, kebutuhan rumput hijauanpun sangat membantu perlakuan makanan ternak selama penampungan sementara berlangsung di wilayah nggorang kabupaten Manggarai barat.

Baca Juga :  ASEAN Summit Akan Digelar di Labuan Bajo, Tokoh Masyarakat Ajak Warga Jaga Kantibmas

Selain memberi kontribusi positif bagi ekonomi masyarakat setempat, juga berdasarkan asas kemitraan antara Dinas Peternakan dan kesehatan hewan kabupaten Manggarai barat bersama CV. Labasa dan CV. Londar Jaya telah mendorong pendapatan asli daerah dalam hal ini retribusi ternak potong antar pulau juga mendorong pendapatan retribusi ternak di provinsi Nusa tenggara timur.

Baca Juga :  Program Andalan Dua Putra Malaka Mencapai Target di Akhir Tahun 2022

Olehnya itu, berdasarkan amanat Peraturan Gubenur Nomor 78 tahun 2019, Tiem dokter hewan dari dinas peternakan dan kesehatan hewan telah melakukan pengambilan sampel darah yang merupakan syarat administrasi sebelum ternak di berangkatkan ke daerah tujuan.

Selain tiem dokter dinas peternakan dan keswan kabupaten Manggarai barat, juga dilakukannya kegiatan pengawasan oleh Tiem Karantina Labuan Bajo serta Tiem pengawasan daerah yaitu Kesatuan PolPP juga turut hadir di lokasi penampungan tersebut.

Selama kegiatan penampungan berlangsung, pemilik ternak bersama rombongan selalu menjaga kebersihan lingkungan disekitar pemukiman warga juga selokan air yang merupakan kebutuhan masyarakat pertanian, kebutuhan air mandi, cucian dll, serta sangat membantu kesediaan dalam pemenuhan kebutuhan pembeli ternak bersama rombongannya selama berlangsungnya penampungan ternak sebelum di berangkatkan ke daerah tujuan.

Baca Juga :  BEI dan PEMPROV NTT Gelar Sekolah Pasar Modal

Jufri, S.Pt selaku tenaga medis persoran dan kepala operasional mengatakan Kami dari perseroan yang merupakan kemitraan pengiriman ternak antar pulau mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah kabupaten Manggarai yang sudah memberikan pelayanan dan sudah banyak membantu dengan baik terhadap kebutuhan rombongan pemilik ternak selama penampungan berlangsung, baik kebutuhan administrasi dokumen ternak antar pulau juga fasilitas infrastruktur yang sangat memadai.

Ucapan terima kasih pula kami sampaikan kepada Kepala Dinas Peternakan dan Keswan Kabupaten Manggarai Barat yang telah melayani perseroan secara profesional, terbuka dan penuh keadilan, tutup Jufri, S.Pt